Bencana alam tanah longsor seringkali menyisakan duka mendalam sekaligus tantangan logistik yang luar biasa berat. Di tengah kondisi alam yang sulit, semangat Bengkulu Bersatu muncul sebagai kekuatan pendorong bagi masyarakat untuk saling membantu. Pengurus Provinsi PRSI Bengkulu tidak tinggal diam melihat kondisi ini. Melalui koordinasi yang intensif dengan berbagai pihak, komunitas renang ini bergerak maju untuk memastikan bahwa bantuan kemanusiaan dapat menembus batasan geografis yang sulit demi menolong sesama yang sedang tertimpa musibah di daerah-daerah pegunungan.
Langkah konkret yang diambil adalah ketika PRSI mengambil peran sebagai motor penggerak dalam menghimpun donasi dari para atlet, pelatih, dan simpatisan olahraga di seluruh provinsi. Fokus utama dari gerakan ini adalah menyediakan kebutuhan dasar yang paling mendesak bagi warga yang kehilangan akses ke pasar atau pusat perbelanjaan akibat jalanan yang tertutup material tanah dan bebatuan. Kecepatan dalam bertindak menjadi kunci utama, mengingat kebutuhan akan pangan tidak bisa ditunda di tengah kondisi darurat yang penuh dengan ketidakpastian.
Upaya nyata dilakukan dengan menyiapkan ribuan paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, gula, makanan kaleng, dan mie instan. Paket-paket ini dirancang sedemikian rupa agar mudah dibawa dan didistribusikan di medan yang sulit. Para atlet renang yang memiliki kekuatan fisik prima turut serta dalam proses bongkar muat dan pengangkutan bantuan. Kedisiplinan dan ketangguhan yang biasa mereka tunjukkan di dalam kolam renang kini diuji di lapangan yang berlumpur dan terjal. Mereka membuktikan bahwa peran atlet jauh melampaui sekadar mengejar catatan waktu terbaik di lintasan lomba.
Tantangan terbesar dalam misi ini adalah menjangkau lokasi longsor terisolasi yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat biasa. Tim relawan harus menggunakan kendaraan khusus atau bahkan berjalan kaki memanggul bantuan untuk sampai ke titik pengungsian warga. Di sinilah koordinasi dengan pihak keamanan dan tim pencari fakta menjadi sangat penting. PRSI Bengkulu menunjukkan profesionalisme yang tinggi dalam memetakan rute distribusi agar bantuan tidak menumpuk di satu titik saja, melainkan tersebar merata ke dusun-dusun yang paling sulit diakses oleh bantuan umum.